Wisata Budaya Menelusuri Legenda Danau Toba.- Danau Toba selain menyediakan sumber air bersih berlimpah, danau yang dikelilingi tebing terjal dengan ketinggian rata-rata 1.200 meter dengan titik terdalam yang terisi air mencapai 500 meter dan terdapat sebuah Pulau Samosir di tengahnya yang merupakan tempat wisata alam dan budaya ang sangat populer dan terkenal di kawasan Sumatera Utara.
Di kawasaan tempat wisata budaya Danau Toba ini, kita dapat menyaksikan perpaduan antara budaya masyarakat yang tumbuh berkembang berdampingan dengan alam, dan Toba mengundang banyak wisatawan hadir di lokasi ini. Di mana bebatuan yang keras menjadi meja altar, kusrsi, patung, bahkan kubur batu (
sarkofagus) di tempat wisata Toba. Dan bebatuan Toba telah berperan dalam perkembangan kebudayaan Batak sejak dulu kala.
Konon menurut
cerita legenda Danau Toba, kawasan ini merupakan kisah yang menceritakan tentang bagaimana menjaga kehormatan sebuah keluarga, konon ada juga yang menceritakan tentang asal muasal tempat penciptaan bumi tempat mereka tinggal di daerah tanah Toba. Terlepas dari perbedaan menurut keyakinan dan kepercayaan pendapat masyarakat setempat dari beberapa versi cerita legenda Danau Toba ini sangat menarik untuk ditelusuri.
Lanjut…….
Kisah Legenda Danau Toba yang menceritakan tentang bagaimana menjaga kehormatan keluarga konon bermula dari seorang pemuda bernama Toba mendapatkan ikan mas pada saat mancing di parit kecil. Dan ikan mas itu pun berubah secara ajaib menjadi seorang putri cantik. Sang pemuda pun jatuh hati dan menikahinya, lalu lahirlah Samosir.
Sebelum menikah sang wanita meminta persyaratan kepada si pemuda, agar jangan pernah menyebut keturunan mereka sebagai anak ikan. Namun, suatu hari ketika si Toba kalap dan melihat anaknya bandel, ia mengumpat, " Dasar kau anak ikan !".
Seketika itu juga bumi bergoncang, air membuncah dari tanah yang rekah, hujan turun dengan lebat, dan si Toba pun tersadar dan menyesal bahwa umpatannya mengundang malapetaka, kerena dia telah telah membuka rahasia tentang asal usul istrinya yang seharusnya ditutup rapat.
Namun, segalanya sduah terelambat. Sang istri dan ibu dari anak Toba yang kecewa kembali menjadi ikan. Dia melompat dalam sebuah genangan air yang telah menjelma menjadi danau besar. Belakangan danua tersebut dinamakan dengan nama Tao Toba. Adapun sang anak atas petunjuk ibunya selamat dengan mendaki bukit tinggi di tengah danau, yang belakangan di kenal dengan nama Pulau Samosir.
Bila kita mengunjungi Danau Toba di daerah kawasan Sumatera Utara kita dapat melakukan perjalanan wisata yang bukan hanya menikmati keindahan alam Danau Tobanya. Namun, kita pun dapat melakukan perjalanan wisata budaya untuk menelusuri sebuah cerita legenda masyarakat lokal Danau Toba yang cukup unik, seperti cerita legenda tentang asal muasal yang terdapat di kawasan Pusuk Buhit Dauan Toba yang satu ini.
Lanjut……...
Adapun cerita legenda Danau Toba tentang asal muasal tempat penciptaan bumi mereka tinggal di kawasan Toba diceritakan dalam kisah Sianjur Mulamula, yang menurut tradisi lisan Toba berupa terombo (silsilah) yang diwariskan dari generasi, permukiman pertama atau desa yang terorganisasi didirikan di lembah Sianjur Mulamula, kaki Gunung Pusuk Buhit, pantai barat daya Danau Toba.
Konon menurut
kisah keperpercayaan orang Batak, tempat Sianjur Mulamula di lereng Pusuk Buhit merupakan tempat pertama kali diturunkannya orang Batak di atas permukaan bumi. Hal ini diyakini oleh mereka secara turun temurun, Deakparujar, putri Batara Guru yang jelita melarikan diri dari kayangan (dunia atas) ke dunia tengah karena enggan dijodohkan dengan Raja Odopodap yang buruk rupa. Waktu itu, dnia bawah masih berupa lautan.
Putri Batara Guru pun turun dengan menggunakan benang yang dipintalnya, terayun-ayun di antara dunia atas dan dunia bawah yang berupa hamparan air. Deakparujar pun memohon segumpal tanah dari Ompu Mulajadi Na Balon (Sang Pencipta) sebagai tempat untuk berpijak, dan permintaan itu pun dikabulkan.
Deakparujar kemudian menyususn tanah itu menjadi pulau yang terhampar di atas lautan, dan menjadikan sebuah perekampungan. Dan kampung mula-mula ini disebut Sianjur Mulamula. Lalu, Raja Odopodap akhirnya menyusul ke bumi baru itu dan menikahi Deakparujar.
Dari kisah legenda putri Batara Guru yang bernama Deakparujar inilah konon, daerah kawasan Pusuk Buhit yang menjadi tempat asal muasal manusia Batak, ia juga memiliki posisi sangat penting dalam hubungan antara dunia atas dan bumi baru sebagai tempat tinggal manusia. Dan Pusut Buhit menjadi semacam jembatan yang menghubungakan dunia kayangan dengan dunia baru.
Melalui Pusuk Buhit inilah konon, Ompu Mulajadi Na Boloan dan segenap penghuni kayangan turun mengunjungi keluarga Deakparujar. Dan dalam kisah selanjutnya ketika Deakparujar menolak kembali ke dunia atas (kayangan), Ompu Mulajadi Na Bolon menjadi resah dan mengirim utusannya yaitu Naga Padoha untuk membujuk Deakparujar kembali ke kayangan.
Naga Padoha lalu berusaha menghancurkan bumi yang dibuat Deakparujar agar tidak ada lagi tempat berpijak dan putri itu bisa kembali ke kayangan. Naga Padoha pun mengguncangkan bumi dan mencabik-cabiknya. Namun, Deakparujar dapat berhasil melumpuhkan Naga Padoha dengan mengkatnya pada hulu pedang atau suhul dalam bahasa Batak Toba.
Maka peristiwa gempa di daerah Toba, menjadi kebiasaan bagi masyarakat Batak Toba sehari-hari sejak dulu kala. Dan oleh sebab itulah menurut kepercayaan mereka, bila terjadi gempa bumi, masyarakat Batak Toba yang masih memiliki kepercayaan dan keyakinan akan cerita mitos legenda asal muasal Danau Toba ini beranggapan bahwa ada Naga Padoha yang sedang mengguncang bumi, dan mereka pun keram meneriakkan "suhul……., suhul……." dengan harapan menakuti si "penyebab gempa" dan agar gempa segera berhenti.
Dibalik keindahan pesona alam Danau Toba, kita akan mengetahui sebuah cerita legenda dari masyarakat lokal yang unik. Terlepas dari sebuah perdepatan yang panjang tentang perbedaan tersebut, kini kita telah tahu bersama, bahwa di balik sebuah budaya terdapat sebuah warna warni tradisi masyarakt lokal dari Batak Toba yang unik dan memiliki sebuah pembelajaran budipekerti yang unik dan menjadi sebuah aset bangsa Indonesia yang bisa kita temukan pada saat melakukan perjalanan
Wisata Budaya Menelusuri Legenda Danau Toba.[]
Salam wisata,
Sumber :
Cerita Masyarakat Batak Toba.