Teh Poci merupakan minuman teh yang di seduh dengan teko yang terbuat dari tanah liat, dan di campur gula batu di dalam cangkir yang terbuat dari tanah liat. Nama ini mungkin asing di telingan anda, namun bagi sebagian masyarakat Jawa khususnya di daerah Tegal, Slawi, Pemalang dan Brebes Jawa Tengah, Teh Poci WASGITEL tidaklah asing di telinga mereka.
Pada saat saya melakukan perjalanan wisata di daerah Brebes, Tegal saya menemukan istilah nama baru di telinga saya, yaitu Teh Poci WASGITEL. Dengan rasa penasaran saya pun bertanya kepada penduduk asli di daerah sana, teh poci seperti apa yang di katakan WASGITEL ? Ternyata nama dari "WASGITEL" merupakan singkatan dari wangi, panas, sepet, lan (=dan), kental, yang artinya teh panas, wangi beraroma bunga melati dan berwarna hitam pekat atau kental.
Setelah saya tahu arti dari Teh Poci WASGITEL ini, saya pun tersenyum geli. Dan hanya bisa mengucap syukur bahwa saya di lahirkan di negeri Indonesia yang kaya akan ragam seni dan budaya kuliner tradisonal yang unik dan menyehatkan seperti ini. Dari pengalaman perjalanan wisata di setiap daerah Indonesia saya banyak mengenal minuman kuliner asli Indonesia.
Minuman khas Inodnesia yang kaya akan sebuah nama, penampilan, dan rasa. Dari yang tradisional hingga modern, seperti teh poci WASGITEL wong Tegal yang berarti teh yang diseduh dengan air panas di dalam teko tanah yang kental dan beraroma wangi bunga melati yang dicampur dengan gula batu. Dan ini merupakan sebuah citra dari masyarakat Tegal sekitanya yang berada di Jawa Tengah.
Tidaklah heran bila di kawasan Tegal dan sekitarnya kita mendengar tradisi minum teh. Dan bagi masyarakatnya teh bukan hanya sebagai minuman keseharian mereka, lebih dari itu teh sudah menjadi sebuah tradisi atau kebiasaan bagi masyarakat Tegal dan sekitarnya yang difungsikan sebagai cendera mata atau oleh-oleh.
Hal ini bisa kita temukan pada masyarakat asli Tegal dan sekitarnya yang masih menggunakan sebuah nilai tradisi di suatu acara resepsi. Di mana pada acara tersebut bubuk teh yang di kemas dalam kemasan kecil di bagikan kepada para tamu undangan yang hadir sebagai kenang-kenangan dari tuan rumah. Sebagai ungkapan terimakasih mereka kepada para tamu undangan yang hadir. Itulah sebagian kecil keterangan yang saya dapat dari salah seorang rekan yang berasal dari Tagal, Brebes, Jawa Tengah yang mengiri perjalanan wisata saya di tempat wisata Tegal, Brebes Jawa Tengah.
Sebuah pelajaran yang dapat kita ambil dibalik kenikmatan teh poci Wasgitel wong Tegal, dimana sebuah ungkapan dalam sikap kultur budaya daerah dapat memberikan kita pembelajaran hidup untuk saling menghormati dan menghargai tanpa pilih kasih. Dengan aroma teh poci yang nikmat ini bisa menjadi bentuk kepedulian antar sesama.
Bgai teman-teman dan pembaca setia Ejawantah Wisata yang akan berkunjung di kawasan wisata Tegal, Brebes sekitarnya, anda dapat menemukan teh poci ini, bahkan teko teh poci ini anda bisa dapatkan di beberapa daerah, tempatnya ada di beberapa rumah makan tradisional Indoesia yang menjajakan cendera mata untuk para wisatawan. Dimana kita dapat menemukan cenderamata teh poci tersbut sambil menikmati wisata kuliner tradisional Indonesia.
Salam wisata,
Pada saat saya melakukan perjalanan wisata di daerah Brebes, Tegal saya menemukan istilah nama baru di telinga saya, yaitu Teh Poci WASGITEL. Dengan rasa penasaran saya pun bertanya kepada penduduk asli di daerah sana, teh poci seperti apa yang di katakan WASGITEL ? Ternyata nama dari "WASGITEL" merupakan singkatan dari wangi, panas, sepet, lan (=dan), kental, yang artinya teh panas, wangi beraroma bunga melati dan berwarna hitam pekat atau kental.
Setelah saya tahu arti dari Teh Poci WASGITEL ini, saya pun tersenyum geli. Dan hanya bisa mengucap syukur bahwa saya di lahirkan di negeri Indonesia yang kaya akan ragam seni dan budaya kuliner tradisonal yang unik dan menyehatkan seperti ini. Dari pengalaman perjalanan wisata di setiap daerah Indonesia saya banyak mengenal minuman kuliner asli Indonesia.
Minuman khas Inodnesia yang kaya akan sebuah nama, penampilan, dan rasa. Dari yang tradisional hingga modern, seperti teh poci WASGITEL wong Tegal yang berarti teh yang diseduh dengan air panas di dalam teko tanah yang kental dan beraroma wangi bunga melati yang dicampur dengan gula batu. Dan ini merupakan sebuah citra dari masyarakat Tegal sekitanya yang berada di Jawa Tengah.
Tidaklah heran bila di kawasan Tegal dan sekitarnya kita mendengar tradisi minum teh. Dan bagi masyarakatnya teh bukan hanya sebagai minuman keseharian mereka, lebih dari itu teh sudah menjadi sebuah tradisi atau kebiasaan bagi masyarakat Tegal dan sekitarnya yang difungsikan sebagai cendera mata atau oleh-oleh.
Hal ini bisa kita temukan pada masyarakat asli Tegal dan sekitarnya yang masih menggunakan sebuah nilai tradisi di suatu acara resepsi. Di mana pada acara tersebut bubuk teh yang di kemas dalam kemasan kecil di bagikan kepada para tamu undangan yang hadir sebagai kenang-kenangan dari tuan rumah. Sebagai ungkapan terimakasih mereka kepada para tamu undangan yang hadir. Itulah sebagian kecil keterangan yang saya dapat dari salah seorang rekan yang berasal dari Tagal, Brebes, Jawa Tengah yang mengiri perjalanan wisata saya di tempat wisata Tegal, Brebes Jawa Tengah.
Sebuah pelajaran yang dapat kita ambil dibalik kenikmatan teh poci Wasgitel wong Tegal, dimana sebuah ungkapan dalam sikap kultur budaya daerah dapat memberikan kita pembelajaran hidup untuk saling menghormati dan menghargai tanpa pilih kasih. Dengan aroma teh poci yang nikmat ini bisa menjadi bentuk kepedulian antar sesama.
Bgai teman-teman dan pembaca setia Ejawantah Wisata yang akan berkunjung di kawasan wisata Tegal, Brebes sekitarnya, anda dapat menemukan teh poci ini, bahkan teko teh poci ini anda bisa dapatkan di beberapa daerah, tempatnya ada di beberapa rumah makan tradisional Indoesia yang menjajakan cendera mata untuk para wisatawan. Dimana kita dapat menemukan cenderamata teh poci tersbut sambil menikmati wisata kuliner tradisional Indonesia.
Salam wisata,


