Menikmati Wisata Agro Salak Pondoh Yogya. Tempat wisata agro buah salak pondoh di kawasan Yogya salah satunya yang terkenal adalah di Desa Agro Bangunkerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.
Kawasan daerah ini memiliki berbagai jenis salak unggulan yang cukup dikenal, dan belum tentu ada di negara lain.
Salak Pondoh cukup di kenal di daerah Turi, Pakem Sleman ini. Tepat lokasi yang berada disebelah utara kota Yogyakarta. Desa ini hampir sebagian besar penduduknya mempunyai kebun salak sendiri, baik kebun yang berukuran kecil atau pun kebun yang berukuran luas. Bila musim buah tiba, di lokasi ini banyak sekali penduduk atau pun warga yang menjajakan dagangan buah salak pondoh ini di pinggir jalan. Untuk itu tempat ini cukup dikenal dengan daerah wisata agro salak pondoh Yogya.
Memasuki kawasan daerah desa wisata agro salak pondoh Yogya ini, kita akan disambut dengan deretan tanaman pohon salak di sertai udara sejuk udara dengan pemandangan alam pedesaan yang masih asri dan segar sekali.
Kehadiran saya di lokasi tempat wisata agro salak pondoh Yogya ini bersama rombongan pada saat melakukan perjalanan wisata menuju tempat wisata Yogyakarta. Teman-teman dan pembaca bisa mengikuti petualangan saya di Kota Yogyakarta ( Baca : Keunikan Masjid Bawah Tanah Di Kota Tua Yogyakarta ).
Lanjut..............
Informasi yang terima, "pondoh" bukanlah sebuah nama daerah. Namun, kata "pondoh" memang digunakan oleh penduduk setempat untuk calon manggar atau yang dikenal dengan mayang kelapa. Sedangkan salak merupakan kata yang berasal dari daerah ini. Diberi nama Salak Pondoh karena rasa buahnya manis, namun tidak sepat sepertinya halnya rasa calon mayang kelapa. Itulah sekelumit keterangan dari salah seorang penjual yang saya temukan di lokasi tempat wisata agro salak pondoh Yogya.
Di lokasi Desa Bangunkerto ini terdapat sekitar 17 jenis salak unggulan yang sering di sebut salak super asli Indonesia. Buah salak yang terdapat di lokasi ini seperti ; salak madu, salak manggala, salak hitam, salak gading, salak klinting, salak gula pasir, dan beberapa tanaman buah salak jenis lainnya.
Lanjut..............
Informasi dari para pedagang di lokasi wisata agro salak pondoh Yogya ini, salak yang paling digemari para wisatawan yang berkunjung ke lokasi ini, mereka lebih memilih salak jenis super. Selain harganya relatif murah, salak ini terkenal manis dan memiliki daging yang besar. Sedangkan untuk salak jenis lainnya mereka para wisatawan juga sering memilih jenis salak Gading, karena jenis buahnya termasuk dalam katagori salak yang paling mahal dan juga temasuk jenis buah salak yang langka.
Pada saat berada di lokasi wisata agro salak pondoh Yogya ini saya berkesempatan berbicara dengan para pedagang di lokasi, dan hal ini cukup membuat saya bertanya tentang memilih buah salak dengan jenisnya yang benar. Dan informasi yang saya dapatkan adalah untuk memilih salak pondoh super dan salak pondoh hitam kita harus bisa membedakannya.
Hal ini disebabkan karena untuk jenis salak pondoh super biasa memiliki bagian daging buahnya berwarna putih dan rasanya pun manis, sedangkan untuk salak pondoh hitam bisa dikanali dari kulitnya yang berwarna coklat kehitam-hitaman dan lebih sering berada di toko-toko buah.
Dan ternyata, informasi yang paling menakjubkan adalah untuk salak super sendiri merupakan varietas baru yang lebih unggul. Dibandingkan dengan salak pondoh biasa rasanya lebih enak dari perawatan pohon yang harus dilakukan oleh para petani salak pun jauh lebih mudah untuk di lakukan. Itulah sekelumit cerita yang saya dapatkan dari salah seorang petani warga desa Bangunkerto, Sleman, Yogyakarta.
Menikmati Wisata Agro Salak Pondoh Yogya kita dapat menikmati langsung buah salak yang masih segar dan alami, bahkan baru di peting langsung dari kebun. Dengan rasa daging buah yang khas manisnya dan legit rasanya, kita pun dapat mengetahui potensi buah salak lokal yang memilki nilai kualitas eksport yang tiada duanya di dunia ini. Teman-teman penasaran ? bisa langsung menuju ke lokasi alamt tersebut di atas, dan buktikan sendiri.
Salam wisata,
Kawasan daerah ini memiliki berbagai jenis salak unggulan yang cukup dikenal, dan belum tentu ada di negara lain.
Salak Pondoh cukup di kenal di daerah Turi, Pakem Sleman ini. Tepat lokasi yang berada disebelah utara kota Yogyakarta. Desa ini hampir sebagian besar penduduknya mempunyai kebun salak sendiri, baik kebun yang berukuran kecil atau pun kebun yang berukuran luas. Bila musim buah tiba, di lokasi ini banyak sekali penduduk atau pun warga yang menjajakan dagangan buah salak pondoh ini di pinggir jalan. Untuk itu tempat ini cukup dikenal dengan daerah wisata agro salak pondoh Yogya.
Memasuki kawasan daerah desa wisata agro salak pondoh Yogya ini, kita akan disambut dengan deretan tanaman pohon salak di sertai udara sejuk udara dengan pemandangan alam pedesaan yang masih asri dan segar sekali.
Kehadiran saya di lokasi tempat wisata agro salak pondoh Yogya ini bersama rombongan pada saat melakukan perjalanan wisata menuju tempat wisata Yogyakarta. Teman-teman dan pembaca bisa mengikuti petualangan saya di Kota Yogyakarta ( Baca : Keunikan Masjid Bawah Tanah Di Kota Tua Yogyakarta ).
Lanjut..............
Informasi yang terima, "pondoh" bukanlah sebuah nama daerah. Namun, kata "pondoh" memang digunakan oleh penduduk setempat untuk calon manggar atau yang dikenal dengan mayang kelapa. Sedangkan salak merupakan kata yang berasal dari daerah ini. Diberi nama Salak Pondoh karena rasa buahnya manis, namun tidak sepat sepertinya halnya rasa calon mayang kelapa. Itulah sekelumit keterangan dari salah seorang penjual yang saya temukan di lokasi tempat wisata agro salak pondoh Yogya.
Di lokasi Desa Bangunkerto ini terdapat sekitar 17 jenis salak unggulan yang sering di sebut salak super asli Indonesia. Buah salak yang terdapat di lokasi ini seperti ; salak madu, salak manggala, salak hitam, salak gading, salak klinting, salak gula pasir, dan beberapa tanaman buah salak jenis lainnya.
Lanjut..............
Informasi dari para pedagang di lokasi wisata agro salak pondoh Yogya ini, salak yang paling digemari para wisatawan yang berkunjung ke lokasi ini, mereka lebih memilih salak jenis super. Selain harganya relatif murah, salak ini terkenal manis dan memiliki daging yang besar. Sedangkan untuk salak jenis lainnya mereka para wisatawan juga sering memilih jenis salak Gading, karena jenis buahnya termasuk dalam katagori salak yang paling mahal dan juga temasuk jenis buah salak yang langka.
Pada saat berada di lokasi wisata agro salak pondoh Yogya ini saya berkesempatan berbicara dengan para pedagang di lokasi, dan hal ini cukup membuat saya bertanya tentang memilih buah salak dengan jenisnya yang benar. Dan informasi yang saya dapatkan adalah untuk memilih salak pondoh super dan salak pondoh hitam kita harus bisa membedakannya.
Hal ini disebabkan karena untuk jenis salak pondoh super biasa memiliki bagian daging buahnya berwarna putih dan rasanya pun manis, sedangkan untuk salak pondoh hitam bisa dikanali dari kulitnya yang berwarna coklat kehitam-hitaman dan lebih sering berada di toko-toko buah.
Dan ternyata, informasi yang paling menakjubkan adalah untuk salak super sendiri merupakan varietas baru yang lebih unggul. Dibandingkan dengan salak pondoh biasa rasanya lebih enak dari perawatan pohon yang harus dilakukan oleh para petani salak pun jauh lebih mudah untuk di lakukan. Itulah sekelumit cerita yang saya dapatkan dari salah seorang petani warga desa Bangunkerto, Sleman, Yogyakarta.
Menikmati Wisata Agro Salak Pondoh Yogya kita dapat menikmati langsung buah salak yang masih segar dan alami, bahkan baru di peting langsung dari kebun. Dengan rasa daging buah yang khas manisnya dan legit rasanya, kita pun dapat mengetahui potensi buah salak lokal yang memilki nilai kualitas eksport yang tiada duanya di dunia ini. Teman-teman penasaran ? bisa langsung menuju ke lokasi alamt tersebut di atas, dan buktikan sendiri.
Salam wisata,



