KELILING BANDUNG DENGAN BANDROS

http://www.ejawantahtour.com/2014/07/keliling-bandung-dengan-bandros.html Keliling Bandung Dengan Bandros.- Kota Bandung merupakan salah satu destinasi potensi wisata yang berada di kawasan Indonesia. Jalan-jalan di kota Bandung rasanya kurang lengkap bila kita tidak dapat mengetahui kawasan destinasi dan spot-spot cantik yang berada di Kota Bandung itu sendiri.

Sekarang kita akan mudah menemukan tempat-tempat sejarah, serta spot-spot cantik yang sebagai tempat wisata kuliner dan tempat wisata belanja bila berkunjung di Kota Bandung, Jawa Barat.

Keliling Bandung dengan menggunakan transportasi Bandung Tour On Bus atau Bandros dengan disain unik dan artistik kuhusus melayani para wisatawan yang ingin melakukan City Tour keliling Kota Bandung secara gratis sangat mengasyikan perjalanan wisata kita di Kota Bandung

Bus Bandros yang memiliki panjang 7 meter dan ketinggian 3 meter ini dapat menampung 30 orang, dan dilengkapi dengan fasilitas internet gratis di dalamnya. Dan bagian atas bus Bandros di rancang terbuka, sehingga mempermudah kita untuk melayangkan pendangan selama melewati jalur wisata di Kota Bandung.

Cuaca yang cerah menjadi pelengkap bagi kita untuk menikmati suasana Kota Bandung dengan menggunakan Bus Bandros dengan mendapatkan segala macam informasi dari pemandu wisata yang akan memberikan keterangan dari setiap objek wisata yang akan dilalui rombongan dalam bus ini dalam berkeliling di Kota Bandung.

Bukan hanya tempat wisata bersejarah saja kita akan dibawa oleh bus Bandros ini, namun kita juga akan melalui tempat-tempat wisata kuliner dan juga tempat wisata belanja Kota Bandung. Dari pengalaman pribadi perjalanan Bandung City Tour dengan menggunaakan Bus Bandros ini hanya memakan waktu +/- 2 jam. Selamat berwsiata Keliling Bandung Dengan Bandros.[]




Salam wisata,

MENELUSURI KAWASAN BRAGA BANDUNG

http://www.ejawantahtour.com/2014/07/menelusuri-kawasan-braga-bandung.html Menelusuri Kawasan Braga Bandung.- Jalan-jalan di Kota Bandung rasanya tidaklah lengkap bila tidak mampir di kawasan Jalan Braga. Konon kawasan ini pernah menjadi pusat bisnis Kota Bandung pada tahun 1920-1940, dan untuk asal-usul dan arti dari nama Braga sendiri hingga sekarang masih simpang siur dan belum diketahui oleh saya pribadi untuk mendapatkan sumber yang terpercaya.

Kawasan Braga yang memiliki sisa-sisa banguanan bergaya arsitektur pertokoan lama yang hingga sampai sekarang ini masih bisa kita lihat dan nikmati di sepanjang Jalan Braga, Bandung. Meskipun telah banyak bangunan yang telah direnovasi, namun ciri khas arsitektur masa lalu masih tetap dijaga ke asliannya.

Bukan hanya gaya arsitekturnya yang bernuansa masa lalu, namun bila kita lihat di sekeliling kawasan pada saat menelusuri kawasan Braga Bandung kita dapat menyaksikan para pelaku usaha di kawasan ini juga menyesuaikan dagangannya dengan tema masa lalu, mulai dari barang natik, lukisan hingga buku-buku lawas semua dijajakan di kawasan Braga, Bandung.

http://www.ejawantahtour.com/2014/07/menelusuri-kawasan-braga-bandung.html

Menelusuri kawasan Braga Bandung tentu kurang lengkap bila kita tidak mengunjungi sebuah rumah makan yang unik dan klasik serta memiliki cerita legendaris dari bangunan dan menu hidangan serta prasarana yang sampai hari ini masih terawat dan terjaga di rumah makan Sumber Hidangan.

Rumah makan Sumber Hidangan yang terdapat di Jalan Braga 20, Kota Bandung ini berada di tengah-tengah lukisan-lukisan yang terpajang di antara dinding sepanjang kawasan jalan Braga. Tempatnya cukup unik dan klask serta memiliki nuansa khas tempo dulu.

http://www.ejawantahtour.com/2014/07/menelusuri-kawasan-braga-bandung.html

Bukan hanya resep dan rasanya yang masih asli di tempat ini, lebih dari itu kita dapat melihat dari tempat penyajian, etalase, dan mesin kasirnya pun terlihat kuno bernuansa tempo dulu. Namun, rumah makan ini menyediakan aneka kue kerin, roti hingga menu hidangan jajanan khas ice creamnya yang cukup terkenal dikalangan penikmat kuliner yang datang dan Menelusuri Kawasan Braga Bandung.[]




Slam wisata,

MENIKMATI CEMILAN SEBLAK BANDUNG

http://www.ejawantahtour.com/2014/07/menikmati-cemilan-seblak-bandung.html Menikmati Cemilan Seblak Bandung.-  Seblak merupakan makanan cemilan kota Bandung yang terbuat dari bahan dasar aneka kerupuk  dengan aroma bumbu-bumbu tradisional Indonesia yang khas, kini  makanan cemilan seblak telah menjadi salah satu makanan cemilan yang sangat dimininati di kalangan masyarakat Bandung.

Bandung bukan hanya dikenal sebagai kota kembang, namun kota ini telah menjadi pusat pengembangan tradisi dan budaya khas masyarakatnya, terutama bila kita ke kota Bandung kita akan banyak menemukan makanan khas tradisional yang telah di kembangkan oleh para pelaku usaha kuliner sebagai salah satu langkah mengembangkan dan memperkenalkan produk kuliner tradisional buatan mereka, seperti makanan cemilan seblak Bandung ini.

Seperti pada saat saya melakukan perjalanan di kota Bandung, di kota ini saya terbiasa menemukan makanan kuliner tradisional cemilan seblak, namun pada saat jalan-jalan di kawasan Jalan Purnawarman, Bandung di dekat salah satu pusat belanja pakaian yang cukup dikenal, di sana saya menemukan sebuah kedai makan yang berada di pinggir jalan kaki lima yang menjajakan makanan cemilan seblak Bandung.

Namun, setelah saya menghampiri kios ini saya menemukan cemilan Seblak Bandung dengan jenis varian pilihan yang beragam, dan harganya pun beragam pula, dari Rp. 6.000 sampai dengan Rp. 9.000 per porsinya. Cukup lumayan murah bagi seporsi makanan cemilan yang bernilai gizi dan protein banyak.

Lanjut......
Informasi yang saya dapatkan bahan utama cemilan seblak Bandung ini terbuat dari beranekaragam kerupuk yang dimasak dengan cara direbus berbumbu kencur, bawang merah, bawang putih, gula, garam, dam sambal cabe rawit merah yang digiling halus.

Konon, dulunya makanan cemilan seblak Bandung ini hanya dimasak dengan campuran telor saja yang dicampur dengan rebusan bumbu-bumbu tradisional, Namun, sekarang ini makanan cemilan seblak Bandung dimasak dan diolah secara inovasi dengan menggunakan bakso, tulang ayam, dan banyak campuran bahan pilihan lainnya yang menjadi resep unggulan dari si penjualnya ini.

Untuk rasa cemilan seblak Bandung ini sangatlah khas, apalagi bagi kita yang suka dengan makanan yang berkuah pedas yang ditambah dengan tulang ayam atau pun ceker dan bahan lainnya. Perpaduan citarasa yang tercipta pada cemilan makanan seblak Bandung ini menjadi  sebuah rasa yang pedas dan gurih serta nikmat.

Bagi teman-teman atau pun pembaca setia Ejawantah Wisata yang berada di kota Bandung atau pun yang sedang berkunjung di daerah Bandung, tidak ada salahnya untuk mencoba untuk Menikmati Cemilan Seblak Bandung.[]



Salam wisata,

OLEH-OLEH KOPI AROMA DARI BANDUNG

http://www.ejawantahtour.com/2014/06/oleh-oleh-kopi-aroma-dari-bandung.html Oleh-Oleh Kopi Aroma Dari Bandung.- Jalan-jalan di kota Bandung serasa ada yang kurang bila kita mencoba dengan minuman yang satu ini, yaitu kopi yang terbuat dari sari alam yang cukup dikenal oleh kalangan wisatawan lokal dan mancanegara.

Tidaklah heran wangi kopi di tempat ini mengundang banyak pengunjung yang mengantri hingga keluar untuk membeli sebagai buah tangan oleh-oleh ciri khas dari Kota Bandung.

Bandung memiliki tempat nongkrong kopi nikmat yang bisa kita datangi pada saat jalan-jalan di kota Bandung. Ada beberapa tempat tongkrongan kedai kopi yang cukup dikenal di Kota Bandung. Namun untuk kal ini saya hanya menuliskan hasil dari pengalaman pribadi tentang kopi yang saya terima dari kiriman teman yang memberikan kopi aroma ini.

Setelah saya meilhat dalam bungkusan ternyata kopi yang di beli dari toko kopi yang berada di Jalan Banceuy namor 51, Bandung. Hal ini mengingatkan saya pada saat jalan-jalan di Bandung, memang toko kopi Aroma ini sudah cukup dikenal dengan sebuatan Toko Kopi Aroma. Konon toko kopi ini di bangun oleh Tan Houw Sian sejak tahun 1930. Dan bangunan tokonya pun masih bergaya pecinan jaman Belanda dulu.

Dari catatan kecil saya pribadi toko kopi ini memiliki reputasi yaang cukup baik di kalangan para pecinta kopi, baik yang berada di Indonesia dan mancanegara.Toko kopi ini berdiri sejak tahun 1930 hingga sekarang dan masih banyak dikunjungi para pelenggan setianya. Bila ke Bandung saya menyempatkan diri untuk mampir ke toko kopi aroma ini.

Di lokasi toko kita akan melihat pemandangan para pelanggan toko kopi ini dari berbagai jenis golongan usia, dari yang tua hingga yang muda. Bangunan toko kopinya yang terlihat kuno, namun mesin dan cara pengolahann kopi di tempat ini msaih terlihat sangat tradisional.

Dan untuk varietas kopi yang di sediakan di tempat warung kopi aroma ini didatangkan dari berbagai penjuru nusantara, seperti biji kopi arabika yang didatangakan dari Aceh, Medan, Toraja, Flores, Bajawa, Pangalengan, dan Ciwidey. Sedangkan untuk biji kopi robustanya berasal dari Bengkulu, Lampung, Jawa Barat, Temanggung, dan Wonosobo.

Oleh-oleh kopi aroma dari Bandung ini cukup lumayan, dan rasanya belum berubah. Warna kopi hitam pekat dengan ciri khas aroma yang menyegarkan terlintas di hadapan pencimuan bergitu di sedung dengan air yang mendidih. Hm,,,,, nikmat sekali

Warna kopinya hitam pekat, dan aua jenis kopi, yakni robusta dan arabika. Biji kopi arabika didatangkan dari Aceh, Medan, Toraja, Flores, Bajawa, Pangalengan, dan Ciwidey. Sedangkan biji kopi robusta berasal dari Bengkulu, Lampung, Jawa Barat, Temanggung, dan Wonosobo.roma kopinya pun langsung menyebar pada saat di seduh dengan air yang baru masak.

Bagi para penggila kopi, ini merupakan minuman yang nayaman untuk kesehatan, karena kita bisa merakan nikmatnya menyeruput kopi dengan aroma yang segar.  Kenapa ? Konon, kopi untuk jenis arabika cocok diminum oleh penderita darah tinggi dan penyakit jantung, karena kadar kafeinnya sangat renda. Sedangakn untuk kopi jenis robusta ini dsa diminum untuk para penderita diabetes, kopi jenis robusta juga bisa mengobati luka dan dapat diminum untuk bayi berusia di atas satu tahun untuk menjegas step atau kejang-kejang.

Untuk menyeduh kopi aroma ini pun beda loh,,,,,,, bila kita mau mendapatkan aroma dan nikmat kopinya ada aturan dalam hal proses penyeduhannya. Takaran kopi cukup dua sendok teh untuk ukuran mug atau cangkir, setalah itu di siram dengan air yang medidih lalu di tutp dan biarkan saja sekitar dua menit, setalah itu baru di campur dengan gula menerut selera, baru di aduk rata. nah, seperti itulah informasi yang pernah saya dapatkan waktu saya ke lokasi tokopi aroma Bandung ini. Percaya atau tidak, hasil yang saya dapatkan memang beda banget loh......

Jalan-jalan ke Bandung jangan lupa beli Oleh-Oleh Kopi Aroma Dari Bandung.[]





Salam wisata,

WISATA BANDUNG KISAH LEGENDA SANGKURIANG HINGGA ALBERT EINSTEIN


Mengisi liburan dengan wisata Bandung tentunya merupakan kegiatan yang sangat menyenangkan bagi diri kita bersama orang-orang yang kita sayangi. Maka, tidak mengherankan jika keluarga atau pun anak-anak kita sangat menanti-nantikan momen perjalanan wisata Bandung yang akan dilakukan bersama-bersama.

Kejadian ini merupakan hal yang wajar dan sering ditemukan dalam kehidupan kita. Apalagi bagi kita yang tinggal di daerah sekitar Bandung dan sekitarnya. Biasanya selalu mengadakan perjalanan wisata di daerah Bandung.

Wisata Bandung akan membuat diri kita bersama keluarga terhindar dari stres setelah berkutat dengan segala kegiatan aktivitas kita sehari-hari. Apalagi untuk anak-anak kita yang sudah sibuk dengan kegiatan aktifitas proses belajar mengajar di sekolah.

Akan tetapi, sebagai orang tua kita harus mampu memilih tujuan wisata Bandung dengan tepat, agar pengetahuan dan wawasan putra-putri kita semakin bertambah. Dengan kata lain, anak-anak bukan hanya bermain dan bersenang-senang nantinya di objek wisata Bandung yang akan kita kunjungi.

Banyak pilihan yang dapat kita lakukan pada saat mengisi liburan, salah satunya kita dapat melakukan perjalanan wisata Bandung. Dimana Wisata Bandung  memiliki banyak objek wisata seni budaya dan alam yang indah, dari fasilitas wisata belanja dan kuliner yang beragam macam. Dari yang unik hingga yang terbiasa diketahui oleh kalangan masyarakat luas.

Pengalaman penulis menelusri objek wisata Bandung,  banyak memukan sisi pembelajaran dari sebuah cerita legenda masyarakat yang unik, seperti di Tangkuban Perahu, atau pun pada saat penulis hadir menyaksikan pentas seni budaya negeri Pasundan di salah satu objek kesenian angklung di daerah Kota Bandung.

Namun, hal yang tidak kalah menarik dari pengalaman penulis pada saat berkunjung di salah satu objek wisata Bandung Trans Studio Bandung. Dimana dari pengalaman ini, penulis dapat merasakan hadir kedalam dunia layar kaca yang selama ini hanya dapat penulis saksisikan di layar televisi saja.

Konsep wisata edukatif pun dapat kita lihat di area lokasi ini, di mana area permainan dengan ilmu pengetahuan tersaji dengan jelas yang didukung didukung oleh crew sebagai pembimbing dari setiap arena permainan. Dimana setiap arena permainan kita akan mendapatkan informasi penjelasan pengetahuan secara metode ilmiah.

Menelusri area ini, penulis diajak untuk memasuki dimensi kajian ilmu pengetahuan. Dimana kita akan merasakan sebuah fenomena sentuhan klasik modern bergaya cendikiawan sekelas Albert Einstein yang sedang berdialog dengan kita.

Arena ini bukan hanya sebagai tempat arena permainan, namun arena ini juga bisa sebagai tempat belajar untuk menambah pengetahuan. Dari pengamatan punulis di lokasi, anak-anak yang berkunjung di area ini sangat menikmati setiap wahana yang tersedia, mereka dapat bermain dan mendapatkan segala informasi pengethuan dalam mengimbangi wawasan teknologi yang berkembang dibidang ilmu pengetahuan.

Disamping area wisata edukatif yang membantu kita dalam mengarahkan buah hati kepada fasilitas hiburan dengan konsep pembelajaran ilmu pengetahuan, Trans Studio Bandung juga menyediakan arena permainan-permainan yang berifat menghiburan. Dari penjelajahan dari kawasan dunia lain hingga jaman modern. Semua  ini tersaji dalam konsep permainan yang menghibur dan menyenangkan.

Nah, bagi rekan-rekan yang mau mencoba uji nyali silahkan mengikuti program petualangan di area ini. Sebuah sensai petualangan yang tidak akan pernah kita temukan di lokasi permainan yang lain. Kalau gak percaya silahkan mencoba. He,,,x9

Wisata Bandung di area Trans Studio Bandung memiliki tingkat keamanan dan kenyamanan bagi kita yang mengunjunginya, hal ini terbukti pada saat penulis beberapa kali bersama para sahabat mencoba permainan yang dapat membuat adrenalin naik.

Seperti pemainan Giant Swing yang tidak permah penulis lupakan dan lewatkan setiap hadir di area ini. Walau serasa di putar dan dibanting kekanan dan ke kiri, namun permainan ini merupakan permainan yang paling mangasyikan untuk dinikmati. Dengan konsep area permainan dalam gedung, mungkin hal ini yang membuat para tamu yang hadir di area ini tidak merasa terganggung oleh situasi keadaan cuaca.



Bagi kita yang akan menikmati sajian pertunjukan pentas dramatikal, kita dapat mengarah ke lokasi tengah area, dan akan menemukan panggung besar yang akan menyajikan pertunjukan seni dengan permainan spesial efek studio secara langsung, dan dapat dirasakan nuansa pertunjukan yang akan membawa diri kita dalam sebuah cerita yang sedang dimainkan di atas panggung pertunjukan.

Sebagai bahan masukan penulis, mengenai harga tiket masuk, rekan-rekan dapat langsung meluncur dalam website resminya, karena di sana kalian akan banyak mendapatkan informasi tentang lokasi Trans Studio Bandung.

Wisata Bandung banyak menyimpan beragam objek-objek yang menarik yang bisa kita kunjungi bersama keluarga maupun orang-orang yang kita sayangi, Baik itu objek wisata alam, budaya, kuliner, dan hiburan, dimana semua menjadi suatu kesatuan yang saling melengkapi dalam sajian konsep pariwisata yang unik dan berkesan dihati setiap pengunjungnya.


Salam wisata,

WISATA BUDAYA ANGKLUNG SEBUAH PESAN

Berbicara mengenai wisata budaya daerah, wisata budaya nasional, dan wisata budaya global banyak kita akan menemukan versi pendapat dari para pencetus dan penggagas konsep seperti wisata budaya ini. Inti dari wisata budaya itu sendiri merupakan pengenalan suatu jati diri bangsa yang terdiri dari sekelompok manusia yang disatukan dalam suatu wilayah yang senantiasa berproses, berkembang, bahkan melakukan suatu perubahan.

Wisata budaya merupakan salah satu perjalanan wisata yang memiliki konsep edukatif tentang suatu tradisi dan kesenian budaya suatu daerah. Dalam hal ini kita dapat mengunjungi suatu tempat pembinaan khusus kesenian tradisional di salah satu wilayah yang terdapat di daerah Bandung, Jawa Barat, Indonesia, yaitu pusat pembinaan dan pengembangan alat musik tradisional "angklung", dimana angklung yang dikenal sebagai alat kesenian tradisional dari negeri Pasundan Jawa Barat, Indonesia.

Pengalaman menarik pada saat penulis hadir bersama para peserta wisata ke salah satu pusat pembinaan kesenian tradisional angklung di wilayah Bandung, Jawa, Barat, Indonesia. Dimana kita dapat melihat dengan jelas sisi-sisi penggalian dan pengkajian peningkatan dalam peragsangan kreativitas terbentuk dalam suatu fenomena aura unik yang sangat mengasyikan untuk di lihat, disentuh, dimainkan, dan dirasakan

Infromasi yang penulis dapatkan dari hasil pertemuan dengan beberapa rekan budayawan dan kreatifitas seni dilokasi, bahwa suatu pembangunan di bidang kebudyaaan dapat dikatakan berhasil apabila suatu daerah dapat memperlihatkan perubahan peningkatan mutu dan jumlah, baik pada karya-karya budaya yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakatnya.

Wisata budaya secara umum yang bertujuan sebagai penyembatan pendekatan masyarakat antar bangsa, baik dimensi kultural maupun kemanusiannya, sudah barang tentu dari segi penyelenggaraan dunia pariwisata hal tersebut sangat penting bagi beberapa kalangan dan golongan, terutama bagi pecintai dunia budaya tradisional Indonesia.

Dari konsep wisata budaya yang penulis perkenalkan melalui website blog Ejawantah Wisata penulis berharap agar tumbuh suatu pemahaman diantara kita mengenai berbagai budaya tradisi yang dimiliki bangsa Indonesia yang dapat menumbuhkan apresiasi, yang kemudian menjadi sebuah toleransi, yang pada akhirnya tercipta suatu keindahan hidup damai dengan beragam tradisi dan budaya yang selalu terjaga dan terlestarikan di tengah-tengah masyarakat kita dan masyarakat internasional.

Dengan wisata budaya kita akan mengenal lebih dekat sebuah seni dalam tradisional budaya masyarakat suatu daerah tertentu lebih dekat. Sebuah pesan yang penulis terima dalam melakukan perjalanan wisata budaya kali ini. 

Mengenal dan mengingat lebih dekat kesenian tradisional Bangsa Indonesia dari sebuah alat kesenian tradisional angklung yang terbuat dari bambu membuat kita lebih tahu banyak arti dari sebuah pesan......


Dengan Alam mereka bisa bertahan.....
Dengan Alam mereka dapat bersinergi......
Denagn Alam mereka dapat berkarya, dan
Dengan Alam mereka pun dapat berinovasi......


"Karena Alam hanya dapat bersinergi dengan kita yang tidak mengenal pantang menyerah, dan
 tidak akan pernah mengkhianati doa kita sendiri".




Semoga artikel ini dapat membantu para pembaca setia dan sahabat Ejawantah Wisata dalam melakukan program perjalanan wisata bersama kerabat, serta orang-orang yang Anda sayangi.


Salam Wisata,

GUNUNG TANGKUBAN PERAHU, SEBUAH PESAN DALAM LEGENDA SANGKURIANG NEGERI PASUNDAN

Gunung Tangkuban Perahu meruapakan salah satu objek wisata alam andalan Provinsi Jawa Barat. Gunung Tangkuban Perahu lokasinya berjarak sekitar +/- 30 km dari Kota Bandung, Jawa Barat. Gunung Tangkuban Perahu hanya dapat ditempuh dengan mudah melalui jalur darat, dari pengalaman penulis jalur yang biasa penulis gunakan adalah jalur Bandung - Ledeng Lembang.

Jalur Bandung - Ledeng Lembang merupakan alur jalan yang beraspal cukup baik, namun sepanjang jalur jalan ini kita akan selalu menemukan jalan yang berliku dan naik - turun. Dihimbau untuk para pegendara agar mempersiapkan keadaan kendaraan bila menuju kelokasi Gunung Tangkuban Perahu. Apalagi pada saat musim hujan. Biasanya pada waktu siang hari di lokasi sepanjang perjalanan Bandung - Ledeng Lembang sering turun hujan, dan ini mengakibatkan kondisi jalan akan menjadi licin.

Pada saat kita memasuki pelataran parkir, maka kita akan terlihat sebuah prasasti yang menceritakan cerita legenda masyarakat Pasundan Jawa Barat tentang Sangkuriang dan Dayang Sumbi. yang mana cerita legenda masyarakat ini merupakan cikal bakal Gunung Tangkuban Perahu.

Sebuah cerita dongeng legenda masyarakat yang sangat menarik untuk disimak  dan ditarik falsafahnya, serta mengambil sebuah hikmah dibalik sebuah legenda cerita masyarakat Pasundan Jawa Barat.

Dikisahkan dalam sebuah legenda singkat.................
Sangkuriang yang jatuh cinta kepada ibunya yang bernama Dayang Sumbi, bersikeras untuk memperistrinya. Karena mengetahui ikatan darah tersebut, Dayang Sumbi menolak lamaran Sangkuriang dengan halus, dengan cara memberikan suatu syarat yang sangat berat

Dimana Sangkuriang harus membaut sebuah perahu dalam waktu semalaman. Dan akhirnya, perahu yang hampir selesai dibuat Sangkuriang tidak dapat selesai dikerjakan dalam waktu yang telah ditetapkan. Karena marah dan kesal, perahu tersebut ditendang oleh Sangkuriang dan membentuk sebuah gunung berkawah yang menyerupai bentuk perahu.

Di objek wisata Gunung Tangkuban Perahu kita dapat menikmati pemandangan Kawah Ratu yang terbentuk secara alami melalui sebuah proses vulcanologi gunung berapi. Kita hanya dapat menikmati pemandangan dari atas dan tidak dapat turun kedaerah mendekati kawah. Dikarenakan pada daerrah tersebut sering mengeluarkan gas beracun, dan berbahaya.

Gunung Tangkuban Perahu berjarak +/- 1 km dari pintu gerbang jalan utama. Jalan yang berkelok-kelok dengan tikungan dan tanjakan yang tajam, hal ini menuntut suatu keahlian yang baik dalam mengemudikan kendaraan pada situasi jalan yang sangat berbahaya. Walau jalur jalan teraspal sangat bangus, namun keadaan situasi jalan haruslah tetap menuntut kehati-hatian bagi para pengendara. Apalagi bagi yang baru ke lokasi Gunung Tangkuban Perahu.

Suasana udara yang dingin dan bertiup angin yang menusuk pori-pori hingga ketulang, hal ini dapat mengundang rasa lapar dan iseng pada setiap perut dan bibir yang selalu doyan nyemil atau makan ringan. Jangan kawatir.......... dilokasi Gunung Tangkuban Perahu kita akan menemukan makanan khas daerah masyarkat tersebut. Dari hasil perkebunan strawberry, hingga jagung bakar dan lain-lainnya.

Bagi yang ingin menikmati makanan yang dapat menghangatkan tubuh. Kita dapat temukan dilokasi ini. Dari sate, sop, daging bebek dan lainnya. Namun, bagi yang hanya sekedar iseng dan untuk menemani duduk-duduk sambil bercanda dan istirahat. Kita dapat menikmati jagung bakar dari berbagai macam rasa. Ada rasa pedas manis, rasa buah dan lain-lain. Dan jangan lupa dengan minuman khas masyarakatnya, yaitu wedang jahe (air jahe), yang mana memiliki khasiat menghangatkan tubuh kita.

Dan bagi para sahabat dan pecinta Ejawantah Wisata yang akan menikmati wisata di daerah Lembang, Bandung sambil menimati keindahan dan segarnya udara di kawasan Lembang, anda dapat mengunjungi halaman informasi untuk Hotel di Lembang Bandung.

Semoga informasi dan sarana yang tersedia dalam artikel ini dapat membantu para sahabat dan pecinta Ejawantah Wisata dengan mudah dalam merencanakan perjalanan wisata Anda ke daerah Lembang Bandung.




Salam Wisata,

SAUNG ANGKLUNG MANG UDJO SANG LEGENDARIS SENI TRADISIONAL ANGKLUNG INDONESIA


Saung Angklung Mang Udjo merupakan objek wisata edukasi budaya sejarah dunia. Saung Angklung Mang Udjo merupakan sarana pendidikan dan pengembangan seni tradisional kesenian angklung yang berasal dari Jawa Barat, Indonesia. Angklung yang kini telah mendapatkan suatu pengakuan dari badan dunia UNESCO pada tahun 2010, yaitu dari Badan Dunia yang membawahi salah satunya kesenian tradisional. Hal ini merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Indonesia, khususnya bagi masyarakat Sunda, Jawa Barat, Indonesia.

Saung Amgklung Mang Udjo merupakan sarana tempat dimana kita dapat menikmati alunan seni musik angklung, sekaligus melihat tempat produksi angklung yang merupakan alat musik yang berasal dari Sunda, Jawa Barat, Indonesia yang terbuat dari bambu. Di Saung Angklung Mang Udjo kita dapat menikmati alunan musik tradisonal angklung tanpa terkesan kuno atau pun ketinggalan jaman.

SAUNG ANGKLUNG MANG UDJO
Saung Angklung Mang Udjo merupakan rumah, sanggar, atau pun padepokan seni kebudayaan Sunda. Saung Angklung mang Udjo memiliki luas area 2 (dua) hektar, dan terletak di antara rumah padat penduduk. Dengan berbekal kecintaannya (alm) Udjo Ngaladena bersama-sama masyarakat disekitar tempat tinggalnya membangun sebuah saung untuk dapat menghidupkan seni budaya angklung dari kesenian Sunda, Jawa Barat, Indonesia. Beliau berhasil mendirikan 8 (delapan) buah padepokan angklung di lokasi tempat tinggalnya, yang mana tempat tersebut telah berhasil menyerap dan menyalurkan bakat dan tenaga ahli seni tradisional yang berasal dari penduduk setempat.

Photo  :

(Alm) Udjo Ngaladena (1927-2001) adalah salah seorang seniman angklung dan juga sebagai pendiri Saung Angklung Mang Udjo yang didirikan pada tahun 1966. Saung Angklung Mang Udjo memiliki misi yang sangat mulia, yaitu untuk melestarikan dan mengembangkan musik yang terbuat dari bambu. Berkat kebesaran cinta kasih sayang (Alm) Udjo Ngaladena terhadap kesenian angklung yang mengantarkan bangsa Indonesia pada tahun 2010 alat musik angklung mendapatkan suatu pengakuan dari dunia internasional dari Badan Dunai UNESCO, yang menyatakan bahwa angklung merupakan warisan seni budaya dunia yang berasal dari Indoensia.

Saung Angklung Mang Udjo merupakan sarana hiburan yang dapat memberikan sajian dalam bentuk keindahan seni tradisional angklung, dan bagi para pengunjung akan merasa terhibur dan dapat menikmati proses permainan angklung secara modern. Pada saat penulis hadir bersama rombongan wisatawan, terlihat sangat jelas bahwa setiap pengunjung yang hadir ditempat Saung Angklung Mang Udjo dapat memainkan musik angklung dan berkaroborasi dengan alat musik modern yang dimainkan secara bersama-sama.
Photo  :

Keterlibatan para pengunjung dalam permainan alat musik di Saung Angklung Mang Udjo tentunya mendapatkan suatu arahan dari seorang instruktur padepokkan Saung Angklung Mang Udjo yang sudah terlatih secara profesional. Para pengunjung diberi arahan dalam dua bahasa, yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. hal ini dikarenakan para pengunjung yang hadir di tempat ini bukan hanya wisatawan lokal, namun wisatawan mancanegara sebagai pencinta musik tradisional angklung pun banyak yang berdatangan ke objek wisata ini.

Photo  :

Dalam momen tersebut pengunjung dapat terlibat secara keseluruhan, belajar bersama dengan suasana riang dan tidak membosankan. Tanpa terasa para pngunjung dapat memainkan alat musik angklung secara profesional secara serentak dalam seketika. tentunya hal ini merupakan pengalaman perjalanan wisata yang sangat mengasyikkan dan tidak akan mudah terlupakan bagi para peserta wisatawan yang hadir dalam acara ini.

Saung Angklung Mang Udjo juga menyediakan sarana tempat pembuatan dan penyimpanan alat musik angklung yang siap di eksport ke Korea, Jepang, Balanda, Perancis, dan Amerika. Di tempat ini para pengunjung dapat menyaksikan bagaimana cara pembuatan alat musikl angklung yang terbuat dari tanaman bambu, serta kita dapat bertanya-tanya tentang kesenia budaya Jawa Barat lain, seperti wayang golek.

Photo :

Di area Saung Angklung Mang Udjo penulis menatap photo (alm) Udjo Ngaladena sangat dalam. Dalam sebuah kegaguman penulis terhadap sosok (alm) Udjo Ngaladena Sang Legendaris seniman angklung dari Bandung Jawa Barat, Indonesia. dengan kecintaan dalam kasihnya yang tidak mengenal kata menyerah beliau dapat memberikan suatu peluang dangan citra yang profesional dalam kehidupan di masyarakat sekelilingnya.

Semoga pengalaman perjalanan wisata penulis dalam melakukan perjalanan wisata budaya angklung dapat memberikan suatu pengalaman pengetahuan baru dalam merefrensikan salah satu destinasi obyek wisata budaya yang bernilaai edukatif dalam memperkenalkan dan melestarikan seni budaya Indonesia.



Salam Wisata,

ANGKLUNG KEINDAHAN SENI TRADISIONAL BAMBU JAWA BARAT


Angklung berasal dari bahasa Sunda (angkleung-angkleungan) yang memiliki sebuah arti pergerakan angklung pemain dan suara "Klung" yang bersasal dari instrumen. Sedangkan dalam teori lain menyebutkan bahwa "angklung" dibentuk dari dua unsur kata Bali, yaitu Angka dan paru-paru.Dari informasi pustaka ditempat kesenian angklung yang penulis dapatkan Angklung yang seperti itu memiliki nada lengkap.


Angklung merupakan alat musik tradisional dari Jawa Barat, Indonesia, yang terbuat dari bambu yang menempel ke bingkai bambu. Dengan kemungkinan transmisi budaya ke tempat lain seperti Malaysia & Filipina selama beberapa abad. Dan pada awal abad 20 pada masa Hindia Belanda, angklung diapdosi di Thailand, di mana disebut angklung  (อังกะลุง).

Dalam catatan sejarah yang penulis dapatkan dari beberapa sumber, angklung dibawa ke Siam pada tahun 1908 oleh Luang Pradit Pairoh, musisi kerajaan dengan ikut rombongan HRH Pangeran Field Marshal Bhanurangsi Savangwongse of Siam, yang melakukan kunjungan kerajaan ke Jawa pada tahun itu. Namun pada saat ini angklung sangat populer di seluruh Asia Tenggara, dan  angklung telah di nobatkan menjadi warisan seni budaya dunia internasional oleh lembaga dunia UNESCO pada tamggal 19 November 2010

Dari catatan penulis (Sumber : Dr. Goneman), angklung sudah menjadi alat musik faorit dari seluruh nusantara Indonesia bahkan sebelum era Hindu. Sedangkan menurut (sumber : Jaap Kunst) selain di Jawa barat Angklung juga berada di Sumatera Selatan dan Kalimantan, Lampung, Jawa Timur dan Jawa Tengah yang sering disebut dengan instrumen.

Photo  :

Pada jaman periode Hindu pada saat Kerajaan Sunda, angklung memainkan peranan yang sangat penting, karena pada waktu itu selalu digunakan dalam upacara adat. Dimana angklung dimainkan untuk menghormati Dewi Sri atau disebut juga (dewi kesuburan) yang diyakini untuk memberkati tanah dan kehidupan mereka. Angklung juga menandai waktu untuk berdoa, dan telah dimainkan sejak abad ke-7 di Kerajaan Sunda.


Angklung tertua usia 400 tahun yang terkenal dengan nama "Angklung gubrag". Angklung gubrag dibuat pada abad ke-17 di Jasinga, Bogor, Indonesia. Dan angklung antik lainnya disimpan di Sri Baduga Museum, Bandung, Jawa Barat Indonesia. Sedangkan tradisi angklung tertua disebut "Angklung Buhun" (Sunda : "Angklung Kuno") yang berasal dari Kabupaten Lebak, Banten, Indonesia. Dan yang biasa memainkannya Anklung Buhun ini adalah orang-orang Baduy yang berasal dari pedalaman Provinsi Banten, Indonesia selama upacara Seren Taun panen.

Photo :

Pada tahun 1938, Daeng Soetigna dari Bandung, Indonesia menciptakan angklung yang didasarkan skala diatonis bukan pelog tradisional atau skala slendro. Sejak itulah angklung menjadi populer, karena digunakan sebagai mata pelajaran seni pendidikan dan hiburan, dan bahkan dapat menyertai intrumen musik Barat dalam sebuah paelaan musik orkestra. Dan salah satu pertunjukan pertama angklung dalam sebuah pegelran orkestra berlangsung pada saat Konferensi Bandung tahun 1955. 

Photo :

Dan pada saat sekarang ini kita dapat merasakan sebuah perpaduan inovasi karya seni tradisional angklung dengan sentuhan irama musik tradisional modern angklung di  "Saung Angklung" yang telah menyebar di pelosok Indonesia. Salah satunya yang terkenal adalah Saung Angklung Udjo yang berada di Bandung Jawa Barat, yang telah tercatat sebagai rumah produksi angklung terbesar di dunia internasional. 

Tradisional bukanlah suatu hal yang selalu tertinggal dan menjadi barang kuno tidak berharga, namun dia dapat menjadi yang unik dan bernilai tinggi bila saja kita dapat mencintai dan mengembangkan dalam seni kreatifitas, selamat menimati wisata budaya angklung.


Salam Wisata, 
Like us on Facebook
Follow us on Twitter
Recommend us on Google Plus